0
Dikirim pada 23 November 2009 di Indahnya dipenjara..

Bismillahirrahmanirrahiim.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.



Segala puji bagi Allah… Segala puji milik Allah…  Tuhan semesta Alam..

Aku bersaksi tiada Tuhan yg berhak disembah selain Allah..  Dan Aku bersaksi bahwa Muhammad ialah hamba dan utusan Allah..

Hanya kepada Allah kami menyembah… Hanya kepada Allah kami memohon pertolongan… Hanya kepada Allah kami berharap... Hanya kepada Allah tempat bergantung segala sesuatu.. Hanya kepada Allah kami berlindung dari godaan setan yang terkutuk yang menghembuskan godaan yang sesat..

Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepadaNya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit dan segala yang ada di bumi. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

Shallawat, sallam, rahmat, & berkah semoga Allah azza wa jalla curahkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa salam, keluarganya, tabi’in, tabiit tabi’in..

Semoga Ampunan, salam, rahmat, & berkah semoga Allah curahkan kepada kami hamba-hamba Allah azza wa jalla sebagai ummat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa salam sampai hari akhir nanti… Amiin…



“Mendapatkan Hidayah Allah….!


Setelah selesai Makan.. Akupun cerita tentang semua perjalananku dari mulai pertama berangkat kebandung untuk kuliah,berangkat keluar negeri, kerja dijakarta, sampai sekarang Aku duduk dirumahku kembali.. 

Disela-sela cerita ibuku terus menangis, Akupun begitu… hmmmm.. Astaghfirullah…

Akupun terus meminta maaf sama ibuku.. terus memeluk ibu sambil menangis tersedu-sedu… Air matapun terus menetes..

Ibukupun berucap..!!!

“Ya pasti ibu maafin.. tapi siti harus jadilah anak yang shalihah kedepannya nakk..”

“pakai lagi jilbabnya yang rapi mulai hari ini dan jangan pernah dilepas selain didepan mahram”

“soal masalah hutangmu yang besar itu serahkan saja sama Allah dengan banyak taubat”

“Ibu kan sudah tua.. Justru mungkin beberapa saat lagi, ibu sudah tidak ada lagi di sisi kalian..”

”Jadi tidak bisa selalu menasihatimu Dan mendo’akanmu kelak..”

“Justru mungkin beberapa saat lagi, ibu sudah tidak ada lagi di sisi kalian..”

Akupun menangis mendengar kata-kata ibu…

“Kapan nikah nakkk” .. tiba-tiba ibu menanyakan itu..!!!

Akupun terdiam..!!! karena dulu Aku berfikir suamiku harus sederajat denganku, punya banyak harta, pendidikan formalnya tinggi minimal harus S2 sama dgnku, ganteng, punya jabatan tinggi,dll. yang bersifat dunia.

“Kenapa diam nak?” tanya ibuku…

Akupun menjawab… “tidak Apa-apa bu… belum ada jodohnya mungkin”

Ibukupun berkata..!!!

“pilih yang shalih saja.. Insya Allah selamat dunia Akhirat..”

hmmm… dalam hatiku bicara.. “kok simple ya permintaan ibu cuman 1 yang shalih”

ibuku bilang…!!!

“Ya udah sekarang bentar lagi shalat maghrib, kita berjamaah dulu bareng ibu, nanti ba’da isya’ kita berangkat bersama ke pak ustadz”

“Iya bu” jawabku..

Shalat berjama’ah maghrib Dan isya’ pun terlaksana bersama ibu.. sepanjang shalatpun aku terus sedih Dan kadang meneteskan Air mata karena merasa banyak dosa.. medengar Ayat-Ayat Al-Qur’an yang ibu bacakan sangat menyentuh qalbu… Aku menangis pula..

Setelah selesai shalat Isya’ Akupun bersama ibu bertamu ke salah satu ustadz di sana Untuk mengadukan kejadian hidupku meminta nasihat..

Bismillah… Akupun memulai lagi berjilbab saat keluar Rumah Karena Allah, kita berjalan kaki melewati Rumah-Rumah tetangga, beberapa orang yang kita kenal bertemu dijalan menyapa kami dengan Ramah…

“Bu’ perasaan Tetangga-tetangga disini pada ramah ya sama kita” ucapku..!

“Iya pada baik semua” jawab ibuku..!

Kami pun bermaksud untuk meminta nasihat soal kejadian hidupku, Dan Apa yang harus Aku lakukan, Aku dan Ibukupun telah nyampai didepan pintu Rumah pa ustadz..

“Assalamu’alaikum….!!!  “Tuk..tuk.. tuk…” ibuku mengucapkan salam…

“Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakaatuh.. Silahkan masuk… silahkan duduk” jawab pak ustadz sambil langsung memalingkan mukanya dari pandangan Awal kepada kami, kepandangan kedua kearah kursi sampil menunjukan tangannya kepada kursi untuk mempersilahkan duduk, pak ustadz…


Akupun berniat bersalaman dengan pak ustadz tapi dia mengarahkan tanda salam menarik tangannya, menolak bersentuhan denganku” 


“hmmm kenapa ya pak ustadz gak mau bersalaman denganku” dalam hati Aku berbicara begitu..

Ustadz itupun kebelakang memanggil istrinya untuk bertemu dengan kami, istrinya pun datang sambil tersenyum mengucapkan salam sambil mendekati kami untuk bersalaman Dan bersentuhan pipi dengan kami…kami pun menjawab salam istri ustadz itu..

“Subhanallah.. jilbab yang rapih yang syar’I, mereka merdua seperti memancarkan cahaya, Aku senang banget melihat istri ustadz itu seperti ada yang beda dalam senyuman mukannya yang ramah seperti memancarkan cahaya yang tenang.” dalam hati Aku berbicara begitu..

“Mau minum Apa?” Tanya istri ustadz itu dengan Ramah

kamipun menjawab.. ”Air putih aja bu”

“Sama teh manis ya.. gimana?” Tanya istri ustadz itu dengan Ramah

kamipun menjawab.. “Boleh bu”

minumanpun sudah disiapkan, teh manisnya pun gulanya terpisah, mungkin dia tau kadang orang seneng banyak gula, kadang orang seneng sedikit gula.

Segala makanan Ringanpun yang dirumah mereka ada buat tamu mereka sugguhkan semuannya, kamipun di ajak makan malem, cuman kami malu dan menolaknnya..

“hmmm.. ramah sekali mereka ” dalam hati Aku berbicara begitu..


Singkatnya kamipun ngobrol…

“Ustadz itu Aneh nggak mau menghadapkan badan Dan mukanya tepat kearah kami Dan pandangannya pun sering tertunduk, …Ya sudahlah yang penting nasihatnya” dalam hati Aku berbicara begitu.. ….

Setelah beberapa lama kami menceritakan, Pa ustadz pun lalu memuji-muji Allah dengan banyak Dan bershalawat serta berdo’a..   berkata pelan Amma ba’du terus berkata….!!!


Memang benar Apa yang terdapat dari hadist :
“Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Dunia Adalah penjara bagi Orang mukmin, Dan surga bagi orang kafir.” (HR. Shahih muslim)


tanpa menjelaskan panjang lebar tentang makna hadist tersebut ustadz itu menasihati Aku dengan beberapa nasihat, shalat, puasa, dzikir Dan Sang Ustadz pun menyuruhku untuk segera bertaubat setiap saat Dan menyuruhku untuk menikah cepat dgn mencari orang yang Agamanya benar. Ustadz pun bilang cari jodoh itu harus

Ikhwan yang hatinya selalu tertaut dimesjid.
Ikhwan yang selalu shalat fardhu berjamaah dimesjid,  terutama shalat isya berjamaah di mesjid & yang paling utama yang istiqamah shalat shubuh berjamaah dimesjid.
Ikhwan yang datang paling awal datang ke mesjid & pulang akhir (semua shalat fardhu termasuk jum’atan).
Ikhwan yang shalatnya selalu shaff terdepan/shaff awal.
Ikhwan yang khusyu’ shalatnya.
Ikhwan yang lama berdiri dalam shalatnya.
Ikhwan yang shalatnya mengikuti tata cara sifat shalat Nabi Shallallahu �alaihi wa sallam.
Ikhwan yang menjauhi sifat bid’ah Dalam shalat & ibadah lainnya.
Ikhwan yang benar dalam membaca Alqur’an.

Memang susah dapat ikhwan seperti poin-poin ini tapi setidaknya mendekati seperti itu yahh 75% sudah lebih cukup. 50% paling minim… diatas 75% sangat susah dan jarang sekali.

Hmmm.. Aneh juga pikirku kenapa harus cari pemuda yang poinya gitu aja.. kenapa gak punya mobil, rumah sendiri, punya banyak harta, punya gelar, punya jabatan, gaul, terkenal??? Supaya bisa membantuin ekonomiku..

Setelah menyebutkan itu, pak ustadz pun menerangkannya keistimewaan dari poin-poin tersebut dengan dalil-dalilnya sesuai Al-Qur’an Dan hadist-hadist shahih secara singkat, Dan poin-poin itu adalah yang biasa ulama dulu yang shalih dipakai untuk memilih suami untuk anak perempuannya..

Dalam hati Aku berbicara …. !!!

“Subhanallah.. banyak banget keutamaan Dan pahalanya, orang yang bisa mengerjakan semua itu dengan benar ternyata termasuk kategori shalih..”

Ustadz itu pun bilang…!!!

 “Ada 1000 lebih sunnah yg bisa dikerjakan dalam hadist-hadist Shahih untuk sehari… diantara poin-poin itu kalau dikerjakan di sela-selanya Ada 500 sunnah lebih.. dan orang yang biasa mengerjakan poin-poin itu biasanya suka mengerjakan ibadah ibadah diluar poin-poin itu... dan pahala orang yang mengerjakan poin-poin itu kalau di Uangkan 1Miliar, 1triliun, 1biliun, 1jiliun sungguh tidak sebanding , pahala dari poin-poin itu jauh lebih banyak kalau di uangkan dalam sehari.. “

Dalam hati Aku berbicara …. !!!

“Subhanallah.. banyak banget kalau di uangkan, berarti harta ku dulu itu sangat-sangatlah sedikit, tetapi Aku sudah sombongnya minta Ampun… Astaghfirullah…!  dalam sehari orang shalih pendapatannya klo di uangkan sangat-sangatlah banyak. Walaupun tampak miskin tampak mata harta dunia tapi.. Subhanallah.. harta simpanan orang shalih berbentuk pahala setelah meninggal menjadi penolong Dan kenikmatan yang luar biasa tidak bisa di beli dengan emas sepenuh dunia di hari kemudian…”


huks.. huks.. hatikupun menangis tatkala sedikit mengerti Apa yg dijelaskan pak ustadz… tak terasa air matapun menetes Akupun tertuduk malu hatiku sekarang ini menghadap Allah Ya Rahmaan Ya Rahiim yang memberikanku petunjuk hari ini, Akupun malu tertuduk kepalaku di depan pak ustadz..


Ibukupun bilang…!!!

“Do’ain saja kami pak ustadz supaya kami bisa istiqamah dijalannya Allah, moga saja siti dapat suami shalih Dan siti juga bisa jadi istri shalihah”

kitapun semua di ruangan itu berkata “Amiin..”

Pak ustadz pun berkata…!!!

“Insya Allah pasti kami Do’ain, mendo’akan sesama muslim ialah suatu kewajiban, kami senang kalian berkunjung, perbanyak silaturahiim ke saudara-saudara nanti, serta ke tetangga-tetangga, Baarakallahu fiika..”

Ibukupun berucap…!!!

“Wa fiika baarakallahu.. iya pak Ustadz Insya Allah. Oh iya ini untuk Anak-Anak yatim sedekah dari kami...”

Ibuku ngasih Amplop buat sedekah ke Anak-anak yatim, ijab-qabul pun telah selesai.. kamipun berpamitan pulang..

Pak ustadz pun berkata…!!!

“Syukran, jazakumullah khairan katsiran… Insya Allah barengan Anak-anak yatim kita Do’ain kebaikan untuk ibu sekeluarga”

Ibukupun berucap…!!!

“Syukran, jazakallah khairan katsiran… Pamit dulu..”

Pak ustadz pun memangil istrinya, Dan kita pun berpamitan kepada mereka dengan sambutan pembicaraan mereka kepada kami dengan  Ramah…

“Assalamu’alaikum…” ucap kami…!!!

“ Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakaatuh” jawab mereka


Kamipun pulang, Aku mengobrol dulu dengan ibu sebelum tidur membahas soal yang tadi Apa yang kami bicarakan dengan pak ustadz, kamipun berbicara soal jodoh buatku mencari ikhwan yang shali( hihi laki-laki jadi ikhwan sebutannyaseperti kata pak ustadz),

Akupun bicara, sambil tersenyum tersipu maluuuu..!!!

“Buuuu.. seperti Apa yang di katakan pak ustadz banyak ke utamaan dari menikah dengan ikhwan shaleh, Jadi pengen cepeeet .. hmmm.. ?”

“Nikah yaa” sahut ibu sambil ketawa kecil…!!!

Hmmm.. Akupun merasa malu bercampur bahagia.. yaaa itu..  membicarakan nikah dengan ikhwan shaleh walaupun baru membicarakannya sudah bahagia banget, Apalagi klo terjadi nikah dengan ikhwan shaleh… Subhanallah..


Ibukupun berucap sambil tersenyum.. …!!!

“Ya udah sekarang sudah malem kita banyakin ibadah, taubat, dzikir, berdo’a.. nanti suruh adikmu Aja nyari ikhwan seperti apa yang dikatan pak ustadz, siti sekarang sikat gigi,wudhu, terus tidur jangan lupa berdo’a Dan berdzikir dulu sebelum tidur .. terus nanti siti tahajjud, taubat, ber’doa.”

Akupun bicara, sambil tersenyum..!!!

“Iya buuu..”


Akupun terus tidur, dan tatkala 1/3 malam Aku dibangunin ibu untuk shalat malem Dan taubat, Adikkupun ikhwan, bangun tuk shalat malem, Akupun langsung melaksanakannya. Setelah beres Shalat Adikkupun siap-siap kemesjid Aku panggil aza dia…‘Deee.. adee.. tunggu bentar…”

Akupun bicara padanya sambil tersenyum malu…! meminta bantuan dicariin ikhwan yang memenuhi kriteria poin-poin yang disampaikan pak Ustadz.. adikkupun tersenyum lebar.. Dan insya Allah mencarinnya..

Fajar sudah waktunnya kamipun shalat sunnah Qabliyah fajar sesudah itu Akupun shalat shubuh berdu’a bersama ibu, karena ke tiga Adikku ikhwan pada berangkat shalat berjama’ah dimesjid..

Pagi-pagi Matahari bersinar cerah… secerah hatiku yang merasakan hidayah Dari Allah Sang Maha peberi karunia.

Singkatnya kami bersilaturahiim ke kakak-kakakku, kamipun saling maaf-memaafkan, saling nasehat  menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

Kamipun bersilaturahiim kepada tetangga-tetangga, pokoknya Alhamdulillah hari itu penuh dengan bersilaturahiim..



Hari-Hari Kebahagiaanpun Datang…!

Singkat cerita sudah 3 hari Aku dikampungku… senang dan damai hatikku.. hmmm..

Tiba-tiba adikku manggil…!!! “kakkk… kaaakkk… dimana?”

“Di dapur” sahut kuu..

”ya gimana da pa dee” tanyaku..

Adikku sambil ketawa-ketawa kecil bicara…!!!

“Heheheee.. sini kak keruang tamu.. ibu dimana ya..? ade cari duluuu…!”

“Kok ketawa deee Ada Apa nih .. hiihiihii.. itu ibu di kamar.” Jawabku..

Kamipun kumpul bertiga diruang tamu, adikku pun senyum-senyum gitu gak berhenti-berhenti.… 

Adikku pun bicara..!!!

“hihihi.. hufff.. gini buu’ kemaren kakak dah bilang minta dicariin ikhwan shalih semenjak hari pertama sebenernya udah nemuin tuh ikhwan.. tapi ade gak mau ngomong dulu ama kakak Dan orang itu… ade istikharah dulu.. baru 2 hari ini tiap ada ksempatan ade shalat Dan berdo’a istikharah terus, tapi ade ngerasa cocok dengan orang itu Dan pandangan Ade terhadap orang itu cukup shalih.. tadi pagi selesai shubuh ade ngobrol sama dia katannya boleh, ta’aruf dulu nanti ba’da isya’ dia kerumah… .”

Akupun senyum-senyum sendiri mendengar itu… Ibu ku juga senyum-senyum terus mendengar itu, ibu pu menyahut ade dengan semangat…!!! ” siapa tuh deee?”

Adikku pun menjawab…!!!

“Temenku Surya”

Tanya ibu.. !!! “ooo.. o.. oh.. Anak pak nisman itu yaaa…?”

“Iyaa buu’  jawab adikku

Terderai mata ibu mendengar itu…

Aku Dan Adiku kaget Dan bertannya.!!!

” kenapa ibu nangisss,, apa ada yang salah dengan nama-nama itu?”

jawab ibu kepada kami…!!!

“tidak nakkk..Ibu jadi inget Almarhum bapak.. bapak dulu orangnya baik suka bantuin orang, baik itu keringatnya, pikiranya maupun hartannya.. jadilah shalih nakkk.. do’a Anak yang shalih termasuk tiga poin yang diterima Allah setelah kematian.. pak nisman salah seorang yang dibantuin bapak itu yang ibu tau”

Kamipun ikut sedih Matapun meneteskan Airnya.. Dalam hatiku bertekad penuh berusaha menjadi Anak yang shalih.. dalam hatiku berkata…! “bapak Insya Allah do’a kami menyetaimu..”

Bahagia bercampur sedih menyatu, kamipun menunggu ikhwan itu datang.,, ibupun berpesan kepada kami untuk selalu istikharah Dan minta petunjuk dengan banyak beribadah serta berdo’a. 

Malampun tiba.. suara ketukan pintupun terdengar.. “Assalamu’alaikum….!!!  “Tuk..tuk.. tuk…”

“Wa’alaikumsalam warahmatullah..” jawabku sambil membukakan pintu..

Akupun kaget…! Pak Ustad ternyata barengan pemuda yang sebaya dengan ade.. itukah surya?”.. tanya hatiku…! Akupun mempersilahkan mereka duduk lalu cepat-cepat memanggil adikku Dan ibuku.. Adik dan ibukupun menyambut mereka berdua dengan penuh senyuman dan kebahagiaan….

Aku berdiam dulu dikamar… Hatikupun deg.. deg… deg.. berdegup kencang.. baru Aku merasakan bahagia seperti ini, inikah jalan yang Allah ridhai dalam proses menuju pernikahan.. Akupun senyum-senyum sendiri.. sedikit berkaca-kaca mataku merasakan bahagia ini.. hihi walaupun belum tentu jadi masih mau proses ta’aruf..

Tiba-tiba ibu dateng akupun  kaget.. ibuku tersenyum dengan lebar melihatku dan menyuruhku mempersiapkan minuman, makanan ringan Dan makan malem. Akupun bergegas kedapur mempersiapkannya… serta mengantarkan minuman dan makanan itu keruang tamu.. Aku lihat ade lagi mengobrol Akrab sama mereka.. Akupun duduk dan hanya diam tertunduk karena malu..

Ade memperkenalkan Aku dengan ikhwan surya, qt saling memandang satu kali pandangan keseluruh tubuh.. kami pun salinq berbuka informasi tentang kedua belah pihak masing-masing untuk memulai ta’aruf saling bicara saling bertanya, ade sebagai pembicara kami, kami kaget ternyata yang di bawa sama ikhwan surya itu pak ustadz, akupun terus diam karena malu… “hihihi.. liat mereka Aneh.. gk seperti ikhwan lain.. mereka sering memandang ke bawah terus paling ke ade…”

Akhirnya Awal ta’arufan sudah dimulai, merekapun pulang, hasilnya tinggal nugguin gimana keputusa pihak Ikhwan surya Dan kami, kami pun ngobrol sesudah mereka pulang, ibukku, adikku, senyum-senyum terus melihat Aku, karena memang wajahkupun memerah, karena memang dari tadi Aku senyum-senyum sendiri, merasakan kebahagian walaupun baru proses tahap awal ta’aruf.

Ibukupun berpesan kepada kita seperti biasa untuk selalu istikharah Dan minta petunjuk dengan banyak beribadah serta berdo’a. adikku memang baik,cukup shalih, Dan selalu nurut ibukku, adikku berteman dengan surya cukup lama karena baik,pengertian Dan cukup shalih, adikku memang sebaya dengan surya beda 5 tahun denganku dibawah aku, Aku sudah 32tahun, kata Ade ikhwan surya itu memenuhi kriteria poin-poin itu tapi sekitar 60-70% persen,berarti cukup shalih, karena pak ustadz bilang 75% sudah lebih dari cukup. 50% paling minim… pak ustadz gak berani bilang shalih tho’.. tapi dia bilang yang dia ketahui dipandangannya Insya Allah shalih..

Ikhwan surya, orangnya biasa aja,badannya sedikit kurus tinggi, menurutku cukup ganteng, Terus terang karena ke shalihan itu Aku tertarik. Supaya Bahagia dunia Dan Akhirat. Seperti pak Ustadz bilang
“Ada 1000 lebih sunnah yg bisa dikerjakan dalam hadist-hadist Shahih untuk sehari… diantara poin-poin itu kalau dikerjakan di sela-selanya Ada 500 sunnah lebih.. dan orang yang biasa mengerjakan poin-poin itu biasanya suka mengerjakan ibadah ibadah diluar poin-poin itu... dan pahala orang yang mengerjakan poin-poin itu kalau di Uangkan 1Miliar, 1triliun, 1biliun, 1jiliun sungguh tidak sebanding , pahala dari poin-poin itu jauh lebih banyak kalau di uangkan dalam sehari..“ ikhwan surya pekerjaannya belum jelas keluar masuk kerja karena memang perusahaannya  sistem kontrak, usaha kena tipu, karena memang belum nasib. Kata Ade dia tegar menghadapi itu semua, tapi sekali kerja dia rajin bekerja kalau pas lg kerja. Soal lain-lainnya Aku tidak mempermasalahka, Yang penting shalih. Sekarang memang banyak yang tertipu dengan harta, kekuasaan yang Angkuh, jabatan, pekerjaan yang melalaikan ibadah, tingginya pendidikan formal, dan sifat keduniaan lainnya yang melupakan akhirat, disadari atau tanpa disadari.

Hari –hari pun berlalu, 3 hari terlalui lagi, dilewati dengan berusaha terus ibadah, hmmm… segar benar pagi ini damai, tentram, nyamaaan..

Tiba-tiba ibu manggil..!!! “sitiii.. sini bentar..”

Akupun langsung mendekati Ibu dan kita mengobrol membicarakan soal ta’arufan itu, singkatnya ibuku Dan Adik-adikku serta kakakku setuju jika ikhwan surya mengkhitbah/meminang siti, Dan Ibuku bilang itu diserahkan lagi ke siti. Ternyata Ibukku sudah laporan kekakak-kakak siti 2 hari yang lalu, Dan mereka semua keluarga siti, setelah mereka banyak berdo’a dengan cepatnnya mereka menerima Ikhwan surya kalau datang mengkhitbah/meminang siti. Akupun senyum senyum sendiri, siti juga sebenarnya setuju cuman tidak berani ngomong sama ibu. Jadi siti diam aja dengan senyum. Ibupun senyum melihatku senyum…

hmmmm…siti.. siti, sekarang Aku jadi siti lagi horeeee…


Ya Allah.. Alhamdulillah..  siti sungguh bahagia.. walaupu pernikahan tidak tahu terjadi Atau tidak.. sesungguhnya hanya engkau Maha mengetahui yang ghaib…



Saat – Saat membahagiakan…!

Sore hari ade Adik siti memanggil Ibu Dan siti, ibu dan sitipun langsung keruang tamu.. ternyata ade bilang malem ini ikhwan surya mau kesini mau mengkhitbah siti.

“Alhamdulillah..” ucap.. siti dalam hati

Ibu menatap siti yang lagi senyum-senyumpun berucap “Alhamdulillah..” sambil senyum.. sambil mengelus-ngelus punggung siti…

“Ya Allah.. Subhanallah.. senang Dan tenangnya hati di elus-elus ibu siti yang baik…”


Singkatnya…!!! Malampun tiba.. ba’da isya’ kedua orangtua ikhwan surya, ikhwan surya, pak ustadz mereka datang, kami pun gembira dengan kedatangan mereka. Pembicaraan antara kami pun dimulai. Pak ustadz pun memberikan tausyiahnnya memberikan nasihat-nasihat yang benar :

Pa ustadz pun lalu memuji-muji Allah dengan banyak Dan bershalawat serta berdo’a..   berkata Amma ba’du terus berbicara dengan lembut ….!!!

Begitu banyak mayoritas orang memandang pernikahan sebagai bisnis jual beli dunia semata, mereka menghargakan Anak perempuannya dengan harga Mahar yang tinggi didunia Dan Tidak Ada hargannya di Akhirat kelak, karena mereka memandang harga Mahar yang tinggi Adalah sesuatu yang berharga, bermartabat, bergengsi, Dan sifat keduniaian lainnya. 

Mereka memandang Mahar yang tinggi, pendidikan yang tinggi, nasab berdarah biru, Jabatan pekerjaan, pesta pernikahan yang tidak syar’I, pesta pernikakan yang megah,kemapanan, harta yang Ada tersimpan, Dan sifat keduniawian lainnya Adalah sesuatu yang menjamin pernikahan Dan kelangsungan kehidupan berumah tangga selanjutnya.

Tidak sekali-kali tidak.. mereka telah musyrik, sifat syirik tertanam dengan sadar atau tidak sadar karena kurang Akal dan kebodohnnya dalam beragama..  karena mereka tidak percaya Allah yang maha menjamin pernikahan Dan kelangsungan kehidupan berumah tangga selanjutnya.

Tidak sekali-kali tidak.. sifat keduniawian telah melalaikan mereka dalam menjalankan Al-Qur’an Dan As-sunnah. Yang mana mereka mengacuhkan, membelakanginnya, membiarkannya bahkan Ada yang menolaknnya, Sesungguhnnya mereka sesat karenannya, Kelak setelah kematian mereka termasuk orang-orang yang merugi masuk dalam Neraka Jahannam. Karena tidak menjalankan Al-Qur’an Dan As-sunnah.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala Telah ber firman : “
“Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; (Qs. Al Baqarah 87).

“Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu[*] dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali.
(Qs. An Nisaa� 115). [*] Allah biarkan mereka bergelimang dalam kesesatan.

Allah  yang Maha menjamin pernikahan:
“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. JIKA MEREKA MISKIN ALLAH AKAN MENGKAYAKAN MEREKA DENGAN KARUNIANYA. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui. (Qs. An Nuur 32)

bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Jika datang (melamar) kepadamu orang yang engkau senangi agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah ia (dengan putrimu). Jika kamu tidak menerima (lamaran)-nya niscaya terjadi malapetaka di bumi dan kerusakan yang luas” (H.R. At-Turmidzi)

"Rasulullah SAW bersabda : Kawinkanlah orang-orang yang masih sendirian diantaramu. Sesungguhnya, Allah akan memperbaiki akhlak, meluaskan rezeki, dan menambah keluhuran mereka" (Al Hadits)

Shahabat Mu’adz bin Jabal berkata:
"Shalat orang yang sudah menikah lebih utama dari pada empat puluh rakaat shalat orang yang belum menikah." (Al Hadits)

Shahabat Abdullah bin Abbas ra. berkata:
"Kawinlah kalian, karena sehari bagi orang yang sudah lazim lebih baik dari pada ibadah seribu tahun." (Al Hadits)

“Barang siapa menikah, maka ia telah melengkapi separuh dari agamanya. Dan
hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi.
(HR. Thabrani dan Hakim).

“Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau akan kekayaan lelaki meskipun buruk agama dan akhlaknya, maka tidak akan pernah pernikahan itu dibarakahi-Nya, Siapa yang menikahi seorang wanita karena kedudukannya, Allah akan menambahkan kehinaan kepadanya, Siapa yang menikahinya karena kekayaan, Allah hanya akan memberinya kemiskinan, Siapa yang menikahi wanita karena bagus nasabnya, Allah akan menambahkan kerendahan padanya, Namun siapa yang menikah hanya karena ingin menjaga pandangan dan nafsunya atau karena ingin mempererat kasih sayang, Allah senantiasa memberi barakah dan menambah kebarakahan itu padanya" (HR. Thabrani)

“Wanita yang paling agung barakahnya, adalah yang paling ringan maharnya” (HR. Ahmad, Al Hakim, Al Baihaqi dengan sanad yang shahih)

“Jangan mempermahal nilai mahar. Sesungguhnya kalau lelaki itu mulia di dunia dan takwa di sisi Allah, maka Rasulullah sendiri yang akan menjadi wali pernikahannya.” (HR. Ashhabus Sunan)

“Sesungguhnya berkah nikah yang besar ialah yang sederhana belanjanya (maharnya)” (HR. Ahmad)

“Dari Anas, dia berkata : “Abu Thalhah menikahi Ummu Sulaim dengan mahar berupa keIslamannya” (Ditakhrij dari An Nasa�i)

Jelas benar ketentuan Al-Qur’an Dan As-sunnah. Semoga kita termasuk hamba yang di ridhai Allah yang menjalankannya ketentuan Al-Qur’an Dan As-sunnah, Supaya kita selamat jual-beli dengan Allah dengan cara yaa.. itu kita menjalankannya ketentuan Al-Qur’an Dan As-sunnah”


Sitipun beristighfar Dan bedo’a…!!!

“Astagfirullah..! Ya Allah Jadikanlah siti hamba yang di ridhaiMU dengan menjalankannya ketentuan Al-Qur’an Dan As-sunnah .. Amiin..


Ikhwan surya mengkhitbah siti dengan menawarkan mahar 1 Bacaan surat Al-Ikhlash, 1 mukena, 1sajadah, 1 stel pakaian hijab, uang sebesar 99ribu Rupiah, 9 buku/kitab islam termasuk Al qur’an, dan uang dapur 999ribu Rupiah. Merekapun pihak ikhwan surya mengajukan untuk nikah 3 hari kedepan. Setelah pembicaraan yang cukup panjang diantara kedua belah pihak, pihak siti menyerahkan semua keputusan ke siti, siti pun yang dari Awal diam terus ditanya sama Pak ustadz…!!!

“Gimana Ukhti siti Apakah ukhti siti menerima semua ini”

Siti pun menjawab pertanyaan mereka Dengan tertunduk senyum, pipi memerah

(Jawab Siti Adalah) => “ ……………………….. ”

Setelah mereka semua menunggu jawaban siti beberapa saat.. mereka semua Mengucapkan…!!!

“Alhamdulillah.. “


Mereka semua menyambutnya dengan banyak memuji Allah, berarti proses khitbah berjalan, 3 hari kedepan Insya Allah siti menikah, pak ustadz pun memberika nasihat-nasihat lagi tentang pernikahan.:

Pa ustadz pun lalu memuji-muji Allah dengan banyak Dan bershalawat serta berdo’a..   berkata.. Amma ba’du terus berbicara dengan lembut ….!!!

Allah Subhanahu Wa Ta’ala Telah ber firman :
“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir" (Qs. Ar-Ruum 21)

“Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasangan, supaya kamu mengingat kebesaran Allah”
(Qs. Adz Dzariyaat 49)

bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Sesungguhnya, apabila seorang suami memandang isterinya (dengan kasih & sayang) dan isterinya juga memandang suaminya (dengan kasih & sayang), maka Allah akan memandang keduanya dengan pandangan kasih & sayang. Dan apabila seorang suami memegangi jemari isterinya (dengan kasih & sayang) maka berjatuhanlah dosa-dosa dari segala jemari keduanya" (HR. Abu Sa�id)

“Shalat 2 rakaat yang diamalkan orang yang sudah berkeluarga lebih baik, daripada 70 rakaat yang diamalkan oleh jejaka (atau perawan)" (HR. Ibnu Ady dalam kitab Al Kamil dari Abu Hurairah)

"Kawinlah dengan wanita yang mencintaimu dan yang mampu beranak. Sesungguhnya aku akan membanggakan kamu sebagai umat yang terbanyak" (HR. Abu Dawud)

"Saling menikahlah kamu, saling membuat keturunanlah kamu, dan perbanyaklah (keturunan). Sesungguhnya aku bangga dengan banyaknya jumlahmu di tengah umat yang lain" (HR. Abdurrazak dan Baihaqi)

"Seburuk-buruk kalian, adalah yang tidak menikah, dan sehina-hina mayat kalian, adalah yang tidak menikah" (HR. Bukhari)

"Dunia ini dijadikan Allah penuh perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan hidup adalah istri yang sholihah" (HR. Muslim)

"Jadilah istri yang terbaik. Sebaik-baiknya istri, apabila dipandang suaminya menyenangkan, bila diperintah ia taat, bila suami tidak ada, ia jaga harta suaminya dan ia jaga kehormatan dirinya" (Al Hadits)

Pak Ustadz terus menasihati. ujar pak Ustadz diakhir kalimatnnya...”Dan banyak sekali hadist-hadist lainnya tentang nikah Dan keutamaanya..

Allah Subhanahu Wa Ta’ala Telah berfirman:
“Dia-lah (Allah) yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang hak agar dimenangkan-Nya terhadap semua agama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi. Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku� dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud[*]. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar. “ (Qs. Al Fath 28-29)
[*]. Maksudnya: pada air muka mereka kelihatan keimanan dan kesucian hati mereka.

Pak Ustadz menutupnya dengan Wallahu’alam bishshawab.. ”


Sitipun bertasbih terus dalam hati…!!!
“Subhanallah..!!! Allah mengutus Rasul yang mulia Yaitu Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sebagai suri tauladan, pembawa kebenaran, seperti benarnya Apa yang beliau Bawakan Firman Allah Dan sabdakan dari awal Pak ustadz dateng. “Subhanallah… Subhanallah… Subhanallah… trs”



Singkatnya…!!! Alhamdulillah Akhiranya proses khitbah beres setelah mereka selesai menyantap hidangan yang disediain kami merekapun pulang.

Setelah mereka pulang, Sitipun ngobrol berdu’a dengan ibu…


Siti bertanya kepada ibu..!!!

”buuu’… kenapa ya semua ini bisa terjadi.. Padahal mereka tau Aib sebagian kehidupan siti dulu, mereka tau siti masih punya permasalahan dengan pihak Bank soal Utang Piutang….? Oh iya buuu’ maaf dulukan siti sering ngirim uang ke ibu untuk ngebangun Rumah ini Dan biaya Adik-Adik.. terus kenapa gak dibangun…?”

Ibu pun menjawab sambil mengelus-elus kepala siti..!!!

“Allah Maha Adil, Maha melihat, Maha mendengar, Maha Kaya, Maha pemberi, Maha mengsyukuri, maha pengampun.. Allah Sangat senang sekali hambanya menyembah, memohon pertolongan, berharap, meminta , berdo’a, Hanya KepadaNYA… Allah Sangat senang sekali hambanya bertaubat terus bertaubat setiap saat, taubat dengan Sungguh-sungguh. Mungkin siti baru beberapa hari ini bertaubat tapi yang ibu lihat perkembangannya sangat banyak, Insya Allah Taubat siti Mungkin Diterima Allah, sehingga semua ini terjadi Dan Insya Allah pernikahan terjadi, Mungkin semua ini terjadi Atas izin Allah karena berkat Ibadah, berdo’a, kebaikan-kebaikan kita sekeluarga, ditamba berkat do’a orang yang kita bantuin, do’a orang muslim lainnya. Semua ini Hanya Allah yang tau,… Soal Uang yng dulu Siti kirim ke Ibu, sebagian besar ibu sedekahin, kemesjid, yatim piatu, tetangga-tetangga yang membutuhka,ke orang yang kurang mampu, orang yang terlilit hutang, dipakai lainnya yang bermanfaat untuk siti Dan kita. Ibu Ada simpanan uang dari siti sedikit lagi. Sekitar beberapa juta kalau mau pake Ambil Aja...”


Sitipun menangis bahagia mendengar itu semua, merasa tenang dalam hatinnya, Ternyata Allah tidak Akan menganiaya hambanya sebesar zarrah-pun, Dan Allah membalas kebaikan Hambanya berlipat-lipat walaupun kebaikan itu sebesar zarrah-pun.. Subhanallah..!!! berarti semua masalah yang siti hadapi itu Akibat ulah tangan siti sendiri, Dan Allah hendak memberikan kebaikan kepada siti dengan ujian/cobaan itu yang terjadi Akibat ulah tangan siti sendiri.. kebaikan dengan balasan pahala berlipat-lipat jika kita hadapi dengan menegakkan TAUHID dengan sabar, shalat, taubat, syukur, Ikhlas, dll….


Alhamdulillah..! Ibu siti orangnya shalihah Dan bijaksana..


Sitipun bicara kepada Ibu sambil memeluk meangis bahagia…!!!

“Makasih banyak bu yaaa…’ Maafkan siti.. do’ain terus siti.. Insya Allah siti bisa jadi Anak yang salihah, yang berbakti pada ibu Dan taat kepada suami, Dan berusaha Ibadah menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam menjalankan agama…”


Alhamdulillah… Bersambung Insya Allah… ke bagian Terakhir, bagian ke (III)
 



Dikirim pada 23 November 2009 di Indahnya dipenjara..
comments powered by Disqus
Profile

hmmm... Orang yg berusaha mmperbaiki diri.. yg tdk mngkin lepas dari kesalahan & dosa....!!! semoga saja kelak zulfi termasuk orang mukmin yang berhati bersih yg di ridhai Allah Azza Wa Jalla… Aamiin.. Aamiin.. Ya Allah ya rabbal ’alamiin.. More About me

Page
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 747.525 kali


connect with ABATASA