0

Bismillahirrahmanirrahiim.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.


Segala puji bagi Allah… Segala puji milik Allah… Tuhan semesta Alam..

Aku bersaksi tiada Tuhan yg berhak disembah selain Allah.. Dan Aku bersaksi bahwa Muhammad ialah hamba dan utusaNYA..

Hanya kepada Allah kami menyembah… Hanya kepada Allah kami memohon pertolongan… Hanya kepada Allah kami berharap... Hanya kepada Allah tempat bergantung segala sesuatu.. Hanya kepada Allah kami berlindung dari godaan setan yang terkutuk yang menghembuskan godaan yang sesat..

Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepadaNya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit dan segala yang ada di bumi. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

Shallawat, sallam, rahmat, & berkah semoga Allah azza wa jalla curahkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa salam, keluarganya, Sahabat, tabi’in, tabiut tabi’in..

Semoga Ampunan, salam, rahmat, & berkah semoga Allah curahkan kepada kami hamba-hamba Allah azza wa jalla sebagai ummat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa salam sampai hari akhir nanti… Amma Ba’du…


Akhwat yang mengajukan gugatan ta’aruf…. !!!

Disini zulfi maksudnya bukan untuk membahas Al Mujaadillah (wanita yang mengajukan gugatan) yang terdapat dalam Al-Quran surat ke 58, juz ke 28, 22 ayat. Tapi yang zulfi mau bahas soal Ta’aruf makna khusus menuju pernikahan sambungan dari bagian (I), tapi tidak Ada salahnya kita simak dulu.

Al Mujaadillah (wanita yang mengajukan gugatan) Yang mana Awal surat ini ayat 1-4 tentang Khaulah binti Tsa’labah radhiallahu ‘anha sang Mujaadillah, Khaulah binti Tsa’labah radhiallahu ‘anha mengadu mengajukan gugatan dengan meminta fatwa kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam tentang sikap suaminya Aus bin Shamit yang telah menzhiharnya yaitu dengan mengatakan “Kamu bagiku seperti punggung ibuku” dengan maksud dia tidak boleh lagi menggauli isterinya, sebagaimana ia tidak boleh menggauli ibunya. Menurut adat Jahiliyah kalimat zhihar seperti itu sudah sama dengan menthalak isteri., Zulfi kopas dari salah satu keterangan sbk:

Khaulah Binti Tsa’labah (Wanita Yang Aduannya Didengar Allah Dari Langit Ketujuh)

Beliau adalah Khaulah binti Tsa`labah bin Ashram bin Fahar bin Tsa`labah Ghanam bin ‘Auf. Beliau tumbuh sebagai wanita yang fasih dan pandai. Beliau dinikahi oleh Aus bin Shamit bin Qais, saudara dari Ubadah bin Shamit radhiallahu ‘anha yang beliau menyertai perang Badar dan perang Uhud dan mengikuti seluruh perperangan yang disertai Rasulullah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Dengan Aus inilah beliau melahirkan anak laki-laki yang bernama Rabi`.

Khaulah binti Tsa`labah mendapati suaminya Aus bin Shamit dalam masalah yang membuat Aus marah, dia berkata, "Bagiku engkau ini seperti punggung ibuku." Kemudian Aus keluar setelah mengatakan kalimat tersebut dan duduk bersama orang-orang beberapa lama lalu dia masuk dan menginginkan Khaulah. Akan tetapi kesadaran hati dan kehalusan perasaan Khaulah membuatnya menolak hingga jelas hukum Allah terhadap kejadian yang baru pertama kali terjadi dalam sejarah Islam. Khaulah berkata, "Tidak…jangan! Demi yang jiwa Khaulah berada di tangan-Nya, engkau tidak boleh menjamahku karena engkau telah mengatakan sesuatu yang telah engkau ucapkankan terhadapku sehingga Allah dan Rasul-Nya lah yang memutuskan hukum tentang peristiwa yang menimpa kita.

Dikirim pada 30 Desember 2009 di curhat......

Bismillahirrahmanirrahiim.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Segala puji bagi Allah… Segala puji milik Allah… Tuhan semesta Alam..

Aku bersaksi tiada Tuhan yg berhak disembah selain Allah… Dan Aku bersaksi bahwa Muhammad ialah hamba dan utusan Allah…

Hanya kepada Allah kami menyembah… Hanya kepada Allah kami memohon pertolongan… Hanya kepada Allah kami berharap... Hanya kepada Allah tempat bergantung segala sesuatu.. Hanya kepada Allah kami berlindung dari godaan setan yang terkutuk yang menghembuskan godaan yang sesat…

Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan…

Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepadaNya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana…

Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit dan segala yang ada di bumi… Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya lagi Maha Terpuji…

Shallawat, sallam, rahmat, & berkah semoga Allah azza wa jalla curahkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa salam, keluarganya, para sahabat, tabi’in, tabiut tabi’in..

Semoga Ampunan, salam, rahmat, & berkah semoga Allah curahkan kepada kami hamba-hamba Allah azza wa jalla sebagai ummat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa salam sampai hari akhir nanti…
Amma Ba’du

Dalam Artikel ini Zulfi Coba menjelaskan Seputar Masalah Ta’aruf yang mana orang masih bingung Apa itu Ta’aruf.


Terjemahan Dalam bahasa Arab Ta’aruf adalah perkenalan, saling mengenal.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (Qs. Al Hujuraat 13)

Ta’aruf mengandung makna umum perkenalan, saling kenal mengenal. Baik itu dua insan manusia, atau lebih. Baik itu antara 2 kumpulan manusia atau lebih. Dan lain-lainnya yang semakna.

Ta’aruf berarti melakukan aktifitas atau kegiatan bersilaturrahiim dengan dua orang atau lebih, Baik itu antara dua kumpulan manusia Atau lebih, untuk perkenalan atau untuk saling mengenal.

Ta’aruf boleh di lakukan siapa saja baik itu untuk persaudaraan sesama muslim (ukhuwah islamiyah), pertemanan, pernikahan, bisnis, masuk suatu perkumpulan, masuk suatu majelis ilmu, Dan lain-lainnya.
Dan ini bisa jadi makna khusus

Dikirim pada 24 Desember 2009 di curhat......

Cinta Yang Sia-Sia … Dan Cinta Yang Utama …


Berbicara Cinta selalu seru untuk dibahas, sampai-sampai kita terbuai dengan kata-kata Cinta… yang kadang menjerumuskan kepada kenistaan bahkan kesyirikan… Astaghfirullah…!!!

Cinta termasuk kata yang paling banyak dibicarakan, Namun kebanyakan dari mereka membicarakan Cinta yang sia-sia Dan mengaplikasikannya dengan cara yang nista penuh maksiat dan kesyirikan…

Dengan cinta.. seseorang yang kaya raya bisa jatuh miskin..
Dengan cinta.. seseorang yang miskin bisa kaya Raya..
Dengan cinta.. seseorang yang sehat bisa sakit..
Dengan cinta.. seseorang yang sakit bisa sehat..
Dengan cinta.. seseorang yang kurus bisa gemuk..
Dengan cinta.. seseorang yang gemuk bisa kurus..
Dengan cinta.. seseorang yang bengis bisa lembut..
Dengan cinta.. seseorang yang lembut bisa bengis..
Dan lain-lainnya.. Terlalu banyak kalau diterusin ditulisin…


Dengan Cinta seseorang yang kaya raya bisa jatuh miskin, ada Cinta Yang Sia-Sia Dan Cinta Yang Utama yaitu :

1. Cinta Yang Sia-Sia bisa di contohkan dengan Cinta seseorang di amerika berjudi lalu kalah terus. dia itu saat kaya harta tapi miskin hati, saat miskin harta hatinya tetap miskin.

2. Cinta Yang Utama bisa di contohkan dengan Khadijah Radhiyallahu �anha saudagar yang kaya raya, karena mencintai Allahazza wa jalla Dan Rasulullah Shallallahu �alaihi wa sallam Hartanya Terkuras habis untuk disedekahkan Dan membatu Rasulullah Shallallahu �alaihi wa sallam dalam berdakwah menegakan kalimat Tauhid
“Laa ilaaha illallah” beliau itu saat kaya harta tetap kaya hati, saat miskin harta hatinya jauh lebih kaya.


Dengan cinta seseorang yang miskin bisa kaya Raya, ada Cinta Yang Sia-Sia Dan Cinta Yang Utama yaitu:

1. Cinta Yang Sia-Sia bisa di contohkan seorang ustadz,dai atau ulama miskin yang cinta harta yang terpeleset dalam pemahaman ajaran islam sehingga menjadi Dukun atau para normal yang menjual susuk, pelet, penglaris,pengobatan yang mana mereka memakai bacaan Al-Quran yang ditambahkan dengan bacaan-bacaan yang syirik Dan bantuan media jin yang menyesatkan. Mereka saat miskin harta hatinya miskin, saat kaya harta tapi semakin miskin hati Dan semakin jauh kesesatannya.

Dikirim pada 24 Desember 2009 di curhat......

Cinta… Cinta… Cinta…


Bismillahirrahmanirrahiim.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.


Segala puji bagi Allah… Segala puji milik Allah… Tuhan semesta Alam..

Aku bersaksi tiada Tuhan yg berhak disembah selain Allah.. Dan Aku bersaksi bahwa Muhammad ialah hamba dan utusaNYA..

Hanya kepada Allah kami menyembah… Hanya kepada Allah kami memohon pertolongan… Hanya kepada Allah kami berharap... Hanya kepada Allah tempat bergantung segala sesuatu.. Hanya kepada Allah kami berlindung dari godaan setan yang terkutuk yang menghembuskan godaan yang sesat..

Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepadaNya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit dan segala yang ada di bumi. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

Shallawat, sallam, rahmat, & berkah semoga Allah azza wa jalla curahkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa salam, keluarganya, Sahabat, tabi’in, tabiut tabi’in..

Semoga Ampunan, salam, rahmat, & berkah semoga Allah curahkan kepada kami hamba-hamba Allah azza wa jalla sebagai ummat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa salam sampai hari akhir nanti… Amma Ba’du…


Cinta Khadijah Radhiyallahu ’anha….!!!

Dikirim pada 17 Desember 2009 di curhat......

Demonstrasi, Solusi Atau Polusi ?

Syaikh Su’aiyyid bin Hulaiyyil Al-Umar


Segala puji bagi Allah yang telah mengutus rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar, untuk memenangkannya diatas segenap agama, dan cukuplah Allah sebagai saksi.

Semoga shalawat serta salam atas Nabi kita Muhammad, pengemban ajaran yang bersih dan murni, demikian juga atas keluarga, para sahabat dan pengikutnya, serta siapa saja yang meneladani dan berpedoman pada ajaran beliau sampai hari kiamat nanti. Amma ba’du.

Di dalam Al-Qur’an, Allah memerintahkan kita agar menetapi jalan petunjuk yang lurus dengan firman-Nya.

“Artinya : Dan bahwa (yang kami perintahkan ini) adalaj jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah Dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalannya, yang demikian itu diperintahkan Allah agar kamu bertakwa” [Al-An’am : 153]

Allah melarang kita menyelisihi ajaran Nabi-Nya dengan firmanNya.

“Artinya : Hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah-Nya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih” [An-Nur : 63]

Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam memperingatkan kita melalui sabdanya.

“Artinya : Sungguh, siapa saja diantara kalian yang hidup setelahku, pasti akan menjumpai perselisihan yang banyak, maka wajib atas kalian untuk berpegang teguh dengan sunnahku dan sunnah Al-Khulafa ar-Rasyidin yang telah diberi petunjuk sepeninggalku” [HR Tirmidzi dan Abu Dawud, shahih]

Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa sallam memberitakan di dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari jalur Aisyah bahwa siapa saja yang mencari-cari perkataan (dalil) yang samar, pasti dia akan tergelincir, yaitu ketika beliau bersabda.

“Artinya : Jika kalian, melihat orang-orang yang mencari-cari dalil-dalil yang samar, maka merekalah orang-orang telah disebut oleh Allah, sehingga hendaklah kalian berhati-hati dari mereka”

Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa sallam juga memperingatkan dengan keras dari ulama yang mengajak kepada kesesatan dalam sabdanya.

“Artinya : Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu (agama) dari manusia sekaligus, akan tetapi Allah mencabut ilmu (agama) dengan cara mewafatkan para ulama, sampai tidak tersisa seorang ulama-pun, sehingga manusia akan mengangkat para pemimpin yang bodoh (dalam ilmu agama). Ketika para pemimpin yang bodoh tersebut ditanya, maka mereka akan berfatwa tanpa dasar ilmu, sehingga mereka sesat dan menyesatkan”.

Pada lafadz Bukhari : “ Maka mereka berfatwa sesuai dengan akal pikiran mereka”


Betapa banyak orang-orang seperti ini di zaman kita, suatu zaman yang segala urusan di dalamnya bercampur aduk serta samar-samar bagi orang yang ilmunya sedikit, sehingga mereka mengikuti hawa nafsu mayoritas manusia, baik dalam kebenaran maupun kebatilan, kemudian takut mengungkapkan kebenaran, karena menyelisihi pendapat masyarakat umum dan mereka lebih memilih mayoritas manusia, terlebih lagi di zaman yang kacau dan serba global ini, komunikasi begitu mudah dan cepat, maka muncullah slogan-slogan heboh : demokrasi, liberal, hak-hak wanita, hak azasi manusia (HAM), persamaan gender dan yang semisalnya.

Ini semua diterima oleh orang-orang yang hatinya menyimpang atau yang telah dididik oleh barat, kemudian di tulis di koran-koran dan disebarkan melalui media masa, gaungnya begitu kuat, sehingga disangka oleh masyarakat, bahwa itu semua merupakan suatu kebenaran, padahal ini merupakan kebatilan yang paling buruk.

Di antara slogan bodoh muncul adalah demonstrasi, pencetusnya adalah orang-orang kafir, mereka roang-orang yang tidak menghiraukan dalil dan tidak menggunakan akal. Kemudian penyakit ini berpindah ke negeri-negeri kaum muslimin melalui didikan barat.

Kita mengetahui bahwa api fitnah, bid’ah dan slogan menyialaukan muncul di saat jumlah para ulama sedikit, dan akan padam kobarannya ketika para ulama masih banyak.

Sungguh Allah telah menjaga negeri Al-Haramain (Mekkah dan Madinah) dari berbagai fitnah dan kejahatan yang besar serta bid’ah, berkat anugrah Allah, kemudian karena adanya kumpulan para ulama rabbaniyyin yang tidak takut celaan manusia ketika membela agama Allah, setiap kali tanduk bid’ah muncul, maka mereka segera menumpasnya, begitupula setiap kali leher ahlul bid’ah terangkat, maka mereka segera menundukkannya dengan ilmu syari’at, penjelasan ilahi, sunnah Nabi dan atsar para Salaf.

Sama sekali, saya tidak menyangka akan muncul generasi Al-Haramain yang mengajak kepada slogan jahiliyyah ini, sampai akhirnya benar-benar muncul. Dan kita yakin, bahwa mereka terpengaruh oleh orang-orang luar, atau mereka berfatwa tanpa dasar ilmu. Maka ada yang bertanya : Apa hukum demonstrasi-demonstrasi ini ?

Jawab. Demonstrasi adalah bid’ah ditinjau dari berbagai sudut pandang.

Pertama. Demonstrasi ini digunakan untuk menolong agama Allah, dan meninggikan derajat kaum muslimin, lebih-lebih di negeri-negeri Islam.

Dengan demikian, menurut pelakunya, demonstrasi merupakan ibadah, bagian dari jihad. Sedangkan kita telah memahami, bahwa hukum asal ibadah adalah terlarang, kecuali jika ada dalil yang memerintahkannya.

Dari sudut pandang ini, demonstrasi merupakan bid’ah dan perkara yang diada-adakan di dalam agama. Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda :

“Artinya : Siapa saja yang membuat ajaran baru dalam agama ini dan bukan termasuk bagian darinya maka akan tertolak” [HR Muttafaqun Alaih]

Diriwayatkan oleh Muslim dan Bukhari secara mu’allaq.

“Artinya : Siapa saja yang melakukan suatu amalan yang tidak kami perintahkan, maka amalan tersebut tertolak”.

Kedua. Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam terkena fitnah dan ujian para sahabat sepeninggal beliau juga demikian, seperti peperangan dengan orang-orang murtad, tidak ketinggalan pula umat beliau selama berabad-abad juga diuji. Akan tetapi mereka semua tidak demonstrasi. Jika demonstrasi itu baik, tentunya mereka akan mendahului kita untuk melakukannya.

Ketiga Sebagian orang menisbatkan demonstrasi kepada Umar bin Al-Khaththab Radhiyallahu ’anhu , dan ini sama sekali tidak benar, karena keshahihan riwayatnya tidak diakui oleh para ulama. Maka penisbatan demonstrasi kepada Umar merupakan kedustaan atas nama beliau sang pembeda (Al-Faruq) Radhiyallahu ’anhu yang masuk Islam terang-terangan dan berhijrah di siang bolong.

Keempat Di dalam demonstrasi ada tasyabbuh (penyerupaan) dengan orang-orang kafir, padahal
Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda.

“Artinya : Siapa saja yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk golongan mereka” [HR Abu Dawud dengan sanad yang hasan]

Hal ini dikarenakan demonstrasi tidak dikenal dalam sejarah kaum muslimin kecuali setelah mereka bercampur baur dengan orang-orang kafir.

Kelima Demonstrasi secara umum tidak akan bisa digunakan untuk membela kebenaran dan tidak akan bisa digunakan untuk mengugurkan kebatilan. Terbukti, seluruh dunia demonstrasi untuk menghentikan kebengisan Yahudi di Palestina, apakah kebiadaban Yahudi berhenti? Atau apakah kejahatan mereka semakim menjadi-jadi karena melihat permohonan tolong orang-orang lemah ?!!

Jika ada orang yang mengatakan : Demonstrasi merupakan perwujudan amar ma’ruf dan nahi mungkar. Maka kita katakan : Kemungkaran tidak boleh diingkari dengan kemungkaran yang semisalnya. Karena kemungkaran tidak akan diingkari kecuali oleh orang yang bisa membedakan antara kebenaran dan kebatilan, sehingga dia akan mengingkari kemungkaran tersebut atas dasar ilmu dan pengetahuan. Tidak mungkin kemungkaran bisa diingkari dengan cara seperti ini.

Keenam. Termasuk misi rahasia sekaligus segi negative demonstrasi adalah, bahwa demonstrasi merupakan alat dan penyebab habisnya semangat rakyat, karena ketika mereka keluar, berteriak-teriak dan berkeliling di jalanan, maka mereka kembali ke rumah-rumah mereka dengan semangat yang telah sirna serta kecapaian yang luar biasa.

Padahal, yang wajib bagi mereka adalah menggunakan semangat tersebut untuk taat kepada Allah, mempelajari ilmu yang bermanfaat, berdo’a dan mempersiapkan diri untuk menghadapi musuh, sebagai bentuk pengamalan firman Allah.

“Artinya : Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya ; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan)” [Al-Anfaal : 60]

Ketujuh Di dalam demonstrasi tersimpan kemungkaran yang begitu banyak, seperti keluarnya wanita (ikut serta demonstrasi, padahal seharusnya dilindungi di dalam rumah, bukan dijadikan umpan,-pent), demikian juga anak-anak kecil, serta adanya ikhtilath, bersentuhannya kulit dengan kulit, berdua-duan antara laki-laki dan perempuan, ditambah lagi hiasan berupa celaan, umpatan keji, omongan yang tidak beradab ? Ini semua menunjukkan keharaman demonstrasi.

Kedelapan Islam memberikan prinsip, bahwa segala sesuatu yang kerusakannya lebih banyak dari kebaikannya, maka dihukumi haram.

Mungkin saja demonstrasi berdampak pada turunnya harga barang-barang dagangan, akan tetapi kerusakannya lebih banyak dari kemaslahatannya, lebih-lebih jika berkedok agama dan membela tempat-tempat suci.

Kesembilan Demonstrasi, terkandung di dalamnya kemurkaan Allah dan juga merupakan protes terhadap takdir, karena Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda.

“Artinya : Jika Allah mencintai suatu kaum, maka Allah akan menguji mereka. Jika mereka ridho, maka mereka akan diridhoi oleh Allah. Jika mereka marah, maka Allah juga marah kepada mereka”.

Sebelum perang Badr Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam beristighatsah (memohon pertolongan di waktu genting,-pent) kepada Allah.

“Artinya : (Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu :Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepada kamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut” [Al-Anfaal : 9]

Beliau juga merendahkan diri kepadaNya sampai selendang beliau terjatuh, Beliau memerintahkan para sahabat untuk bersabar menghadapi siksaan kaum musyrikin. Beliau Shallallahu ’alaihi wa sallam dan para sahabatnya sama sekali tidak pernah mengajak demonstrasi padahal keamanan mereka digoncang, mereka disiksa dan didzalimi. Maka, demonstrasi bertentangan dengan ajaran kesabaran yang diperintahkan oleh Allah ketika menghadapi kedzaliman para penguasa, dan ketika terjadi tragedi dan musibah.

Kesepuluh Demonstrasi merupakan kunci yang akan menyeret pelakunya untuk memberontak terhadap para penguasa, padahal kita dilarang melakukan pemberontakan dengan cara tidak membangkang kepada mereka.

Betapa banyak demonstrasi yang mengantarkan suatu negara dalam kehancuran, sehingga timbullah pertumpahan darah, perampasan kehormatan dan harta benda serta tersebarlah kerusakan yang begitu luas.

Kesebelas. Demonstasi menjadikan orang-orang dungu, wanita dan orang-orang yang tidak berkompeten bisa berpendapat, sehingga mungkin tuntutan mereka dipenuhi meskipun merugikan mayoritas masyarakat, sehingga dalam perkara yang besar dan berdampak luas orang-orang yang bukan ahlinya ikut berbicara.

Bahkan orang-orang dungu, jahat dan kaum wanita merekalah yang banyak mengobarkan demonstrasi, dan mereka yang mengontak dan memprovokasi massa (!)

Kedua belas. Para pengobar demonstrasi senang terhadap siapa saja yang berdemo dengan mereka, walaupun dia seorang pencela sahabat Nabi, tukang ngalap berkah dari kuburan-kuburan bahkan sampaipun orang-orang musyrik, sehingga akan anda dapati seorang yang berdemo dengan mengangkat Al-Qur’an, disampingnya mengangkat salib (Nasrani), yang lain membawa bintang Dawud (Yahudi), dengan demikian maka demonstrasi merupakan lahan bagi setiap orang yang menyimpang, kafir dan ahli bid’ah.

Ketiga belas Hakikat para demonstran adalah orang-orang yang hidup di dunia menebarkan kerusakan, mereka membunuh, merampas, membakar, mendzalimi jiwa dan harta benda. Sampai-sampai ada seorang pencuri menyatakan : Sesungguhnya kami gembira jika banyak demonstrasi, karena hasil curian dan rampasan menjadi banyak bersamaan dengan berjalannya para demonstran (!).

Kempat belas Para pendemo hakekatnya, mengantarkan jiwa mereka menuju pembunuhan dan siksaan, berdasarkan firmanNya.

“Artinya : Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu” [An-Nisaa : 29]

Karena pasti akan terjadi bentrokan antara para demosntran dan petugas keamanan, sehingga mereka akan disakiti dan dihina, Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam telah bersabda.

“Artinya : Seorang mukmin tidak boleh menghinakan dirinya. Beliau Shallallahu ’alaihi wa sallam ditanya : Bagaimana seorang mukmin menghinakan dirinya ? Beliau menjelaskan : (yakni) dia menanggung bencana diluar batas kemampuannya” [HR Turmudzi, hasan]

Sebagai penutup, saya memohon kepada Allah agar menampakkan kepada kita, yang benar itu benar, dan memudahkan kita untuk mengikutinya. Demikian juga, semoga Allah melindungi kita dari fitnah yang nampak maupun yang tersembunyi, serta mengampuni dosa-dosa kita, kedua orang tua dan para ulama kita. Tidak lupa pula semoga Allah memberikan taufiqNya kepada para penguasa muslim agar mereka memberikan yang terbaik bagi negeri dan rakyat mereka, dan lebih dari itu semoga Allah menolong para penguasa muslim tersebut untuk berhukum dengan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi-Nya. Amin. Semoga Allah memberikan shalawat dan salamNya kepada Nabi kita Muhammad, beserta keluarganya.

[Majalah Al-Asholah edisi-38 halaman 76-80. Diterjemahkan Imam Wahyudi Lc]
[Disalin dari majalah Adz-Dzkhiirah Al-Islamiyyah Vol 5 No. 5 Edisi 29-Rabiuts Tsani 1428H, Penerbit Ma’had Ali Al-Irsyad As-Salafy Surabaya. Jl.Sidotopo Kidul No. 51 Surabaya]

Dikirim pada 10 Desember 2009 di umum

Bismillahirrahmanirrahiim
Nasihat Cinta untuk seorang ikhwan…!!!


Cinta oh Cinta ..

“Ana berkata.. Ana cinta Allah melebihi cintaku pada Apapun..
“Ana berkata.. Ana cinta Rasulullah melebihi cintaku pada Apapun..

Ana berkata Ana cinta Allah Dan Rasulullah melebihi cintaku pada Apapun..
Ana senang melihat Aurat akhwat..
Ana senang memandang lekukan tubuh akhwat..
Ana senang mencari perhatian akhwat dengan riya..
Ana senang mencari perhatian akhwat dengan ujub..
Astagfirullah.. Ternyata benar Ana munafiq..

Dikirim pada 03 Desember 2009 di curhat......

Bismillahirrahmanirrahiim
Nasihat Cinta untuk seorang Akhwat…!!!



Cinta oh Cinta ..

“Ana berkata.. Ana cinta Allah melebihi cintaku pada Apapun..
“Ana berkata.. Ana cinta Rasulullah melebihi cintaku pada Apapun..

Ana berkata Ana cinta Allah Dan Rasulullah melebihi cintaku pada Apapun..
Ana menampakan Aurat..
Ana menampakan lekukan tubuh..
Ana memakai celana..
Ana memakai wewangian semerbak..
Astagfirullah.. Ternyata benar Ana munafiq..

Dikirim pada 03 Desember 2009 di curhat......

Bismillahirrahmanirrahiim.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.


Segala puji bagi Allah… Segala puji milik Allah… Tuhan semesta Alam..

Aku bersaksi tiada Tuhan yg berhak disembah selain Allah.. Dan Aku bersaksi bahwa Muhammad ialah hamba dan utusan Allah..

Hanya kepada Allah kami menyembah… Hanya kepada Allah kami memohon pertolongan… Hanya kepada Allah kami berharap... Hanya kepada Allah tempat bergantung segala sesuatu.. Hanya kepada Allah kami berlindung dari godaan setan yang terkutuk yang menghembuskan godaan yang sesat..

Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepadaNya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit dan segala yang ada di bumi. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

Shallawat, sallam, rahmat, & berkah semoga Allah azza wa jalla curahkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa salam, keluarganya, tabi’in, tabiit tabi’in..

Semoga Ampunan, salam, rahmat, & berkah semoga Allah curahkan kepada kami hamba-hamba Allah azza wa jalla sebagai ummat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa salam sampai hari akhir nanti… Amiin…



“Mendapatkan Hidayah Allah….!


Setelah selesai Makan.. Akupun cerita tentang semua perjalananku dari mulai pertama berangkat kebandung untuk kuliah,berangkat keluar negeri, kerja dijakarta, sampai sekarang Aku duduk dirumahku kembali..

Disela-sela cerita ibuku terus menangis, Akupun begitu… hmmmm.. Astaghfirullah…

Akupun terus meminta maaf sama ibuku.. terus memeluk ibu sambil menangis tersedu-sedu… Air matapun terus menetes..

Ibukupun berucap..!!!

“Ya pasti ibu maafin.. tapi siti harus jadilah anak yang shalihah kedepannya nakk..”

“pakai lagi jilbabnya yang rapi mulai hari ini dan jangan pernah dilepas selain didepan mahram”

“soal masalah hutangmu yang besar itu serahkan saja sama Allah dengan banyak taubat”

“Ibu kan sudah tua.. Justru mungkin beberapa saat lagi, ibu sudah tidak ada lagi di sisi kalian..”

”Jadi tidak bisa selalu menasihatimu Dan mendo’akanmu kelak..”

“Justru mungkin beberapa saat lagi, ibu sudah tidak ada lagi di sisi kalian..”

Akupun menangis mendengar kata-kata ibu…

“Kapan nikah nakkk” .. tiba-tiba ibu menanyakan itu..!!!

Akupun terdiam..!!! karena dulu Aku berfikir suamiku harus sederajat denganku, punya banyak harta, pendidikan formalnya tinggi minimal harus S2 sama dgnku, ganteng, punya jabatan tinggi,dll. yang bersifat dunia.

“Kenapa diam nak?” tanya ibuku…

Akupun menjawab… “tidak Apa-apa bu… belum ada jodohnya mungkin”

Ibukupun berkata..!!!

“pilih yang shalih saja.. Insya Allah selamat dunia Akhirat..”

hmmm… dalam hatiku bicara.. “kok simple ya permintaan ibu cuman 1 yang shalih”

ibuku bilang…!!!

“Ya udah sekarang bentar lagi shalat maghrib, kita berjamaah dulu bareng ibu, nanti ba’da isya’ kita berangkat bersama ke pak ustadz”

“Iya bu” jawabku..

Shalat berjama’ah maghrib Dan isya’ pun terlaksana bersama ibu.. sepanjang shalatpun aku terus sedih Dan kadang meneteskan Air mata karena merasa banyak dosa.. medengar Ayat-Ayat Al-Qur’an yang ibu bacakan sangat menyentuh qalbu… Aku menangis pula..

Setelah selesai shalat Isya’ Akupun bersama ibu bertamu ke salah satu ustadz di sana Untuk mengadukan kejadian hidupku meminta nasihat..

Bismillah… Akupun memulai lagi berjilbab saat keluar Rumah Karena Allah, kita berjalan kaki melewati Rumah-Rumah tetangga, beberapa orang yang kita kenal bertemu dijalan menyapa kami dengan Ramah…

“Bu’ perasaan Tetangga-tetangga disini pada ramah ya sama kita” ucapku..!

“Iya pada baik semua” jawab ibuku..!

Kami pun bermaksud untuk meminta nasihat soal kejadian hidupku, Dan Apa yang harus Aku lakukan, Aku dan Ibukupun telah nyampai didepan pintu Rumah pa ustadz..

“Assalamu’alaikum….!!! “Tuk..tuk.. tuk…” ibuku mengucapkan salam…

“Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakaatuh.. Silahkan masuk… silahkan duduk” jawab pak ustadz sambil langsung memalingkan mukanya dari pandangan Awal kepada kami, kepandangan kedua kearah kursi sampil menunjukan tangannya kepada kursi untuk mempersilahkan duduk, pak ustadz…

Dikirim pada 23 November 2009 di Indahnya dipenjara..


Bismillahirrahmanirrahiim.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Segala puji bagi Allah… Segala puji milik Allah… Tuhan semesta Alam..

Aku bersaksi tiada Tuhan yg berhak disembah selain Allah.. Dan Aku bersaksi bahwa Muhammad ialah hamba dan utusan Allah..

Hanya kepada Allah kami menyembah… Hanya kepada Allah kami memohon pertolongan… Hanya kepada Allah kami berharap... Hanya kepada Allah tempat bergantung segala sesuatu.. Hanya kepada Allah kami berlindung dari godaan setan yang terkutuk yang menghembuskan godaan yang sesat..

Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaaul Husna. Bertasbih kepadaNya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Kepunyaan Allah-lah segala yang ada di langit dan segala yang ada di bumi. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

Shallawat, sallam, rahmat, & berkah semoga Allah azza wa jalla curahkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa salam, keluarganya, tabi’in, tabiit tabi’in..

Semoga Ampunan, salam, rahmat, & berkah semoga Allah curahkan kepada kami hamba-hamba Allah azza wa jalla sebagai ummat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa salam sampai hari akhir nanti… Amiin…


Zulfi harapkan pembaca Artikel ini, supaya membaca semuanya, mempelajari, menelaah, semua bacaannya. jangan langsung merasa tervonis dengan Adanya Artikel ini. Artikel ini dibuat bukan untuk menghina, Ataupun memvonis Anda bersalah..! Tidak…” Artikel ini zulfi buat sebagai bentuk kepedulian Dan kasih sayang, kepada saudaraku sesama muslim, saling menasihati saling memperingati.. itu perintah Allah Azza Wa jalla… Seperti FirmanNYA di bawah ini.

Allah Subhanahu Wa Ta�ala telah befirman
“Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman. (Q.s Adz Dzaariyaat 55).

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (Qs. Al ´Ashr 1-3)


Ayat-Ayat yang mulia Dan Sunnah-sunnah yang nyata kebenarannya dibawa oleh Rasul-Rasul, tatkala tersampaikan kepada kita janganlah di ingkari karena mengingkarinya kita termasuk kedalam golongan munafiq, kemunafiqkan bisa mengantarka kepada kekafiran, Dan itu neraka jahanam tempatnya.

kita pelajari dulu Ayat-Ayat yang mulia Dan Sunnah-sunnah yang nyata kebenarannya, jika kita merasa belum bisa menjalaninya cukuplah pelajari dulu, setelah itu kita harus paham maknanya Dan wajib dijalani perintahnya, janganlah kita sombong mengingkari, membelakangi, mengacuhkan, Ayat-Ayat yang mulia Dan Sunnah-sunah yang nyata kebenarannya.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala Telah ber firman : “
“Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; (Qs. Al Baqarah 87).

“Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu[*] dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali.
(Qs. An Nisaa� 115). [*] Allah biarkan mereka bergelimang dalam kesesatan.

Jadi didalam Artikel ini ada Ayat-Ayat yang mulia dari Al-Qur’an Dan Sunnah-sunnah Dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang mana kita kehidupan kita tersinggung oleh Ayat-Ayat yang mulia Dan Sunnah-sunnah, yang kadang kita mengingkarinya, jadi jangan begitu kelak kita Akan tahu kerugian besar setelah kematian menjemput kita.

Zulfi suguhkan Artikel ini berbentuk cerita Hikmah yang cukup panjang. Silahkan membaca, mempelajari, merenungi, menelaah, memahami.. Dan Ambillah hikmahnya dengan berusaha menjalani sekuat tenaga Perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala Dan Perintah Rasulullah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.



Surga Dunia…..’


Pagi-pagi Waktu menunjukan jam enam.. jam weker pun berbunyi…!!!

“krrrrriinnnnnggggggg.. trrriiinnngggggg.. terus-menerus”.

Jam Antik yg berbentuk lemari dari kayu jatipun berbunyi….!!!

“trrraanngg.. trringg… traaangg… trreenngg… dennngg.. deeennng.. berulang-ulang”

Dan akupun berucap sendiri, berteriak bawel dan berkeluh kesah karena ngantuk..!!!

“wueeyyyyy ribut amat nich jam, apa gak tau Akuu ituuu cuapeeeekk taauuu”.

Terdengar juga ketukan pintu kamar dari seorang pembantu berkali-kali mengetuk…!!!

“Tukk.. tuukk.. tuukk.. ”, “Tukk.. tuukk.. tuukk.. ”, “Tukk.. tuukk.. tuukk.. ” ,

“Jeng.. jeeng… jeng banguuunn.. udah jam 6 sekarang”, suara seorang wanita tua pun terdengar, yang mengabdi sebagai seorang pembatu…

Sambil teriak dan marah..!!! Akupun ngomong..!!!

“mboookkkk diaaaaammmm bawelll amat siieehhhh…”,

“mboookkk masuuukkk.. ituuu matiin Alarmnyaaaaa”.

Si mbok’ pun mulutnyapun langsung terdiam… lalu membuka pintu…!!!

Sambil teriak dan marah juga Aku ngomong..!!!

Dikirim pada 20 November 2009 di Indahnya dipenjara..

Wajibnya Shalat Berjama�ah Dan Keutamaan-keutamaanya. (Bagian II)

Bismillahirrhmanirrahiim

Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh..



Segala puji bagi Allah tuhan semesta Alam..
Aku bersaksi tiada Tuhan yg berhak disembah selain Allah..
Dan Aku bersaksi bahwa Muhammad ialah hamba dan utusan Allah..
Hanya kepada Allah kami menyembah dan hanya kepada Allah kami memohon pertolongan..
Segala penghormatan hanya milik Allah, dan keagungan, dan kebaikan..
Hanya kepada Allah tempat bergantung segala sesuatu..
Hanya kepada Allah kami berlindung dari godaan setan yang terkutuk yang menghembuskan godaan serta pemahaman yang sesat.. shalawat, salam, rahmat, & berkah semoga Allah azza wa jalla curahkan kepada Nabi Muhammad, keluarganya, tabi’in, tabiit tabi’in..
Ampunan, salam, rahmat, & berkah semoga Allah azza wa jalla curahkan kepada kami dan hamba-hamba Allah yang shalih sebagai ummat Nabi Muhammad Shallallahu �alaihi wa sallam sampai hari akhir nanti…
Amma ba’du…


Pada Bagian (I), telah zulfi tuliskan penjelasan soal wajibnya Shalat ber-Jama’ah di Rumah-Rumah Allah/mesjid, Bahwa Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan sabda Rasululullah Shallallahu �alaihi wa sallam, Telah menjelaskannya dengan terang, wajibnya Shalat berjamaah untuk ikhwan di Rumah-Rumah Allah/mesjid.


Pada Bagian II, ini Zulfi coba menjelaskan keutamaanya serta ibadah-ibadah lainnya yang ada di salah satu shalat yang di wajibkan untuk dilaksanakan secara ber-Jama’ah dimesjid, kenapa Shalat berjamaah di wajibkan? Ya seperti jelaskan Pada Bagian I bersambung ke Bagian II, karena banyak sekali manfaatnya bagi kita,sekarang zulfi Ambil contoh yaitu shalat Shubuh berjama’ah.


Saat terbangun 1/3 malam bila waktu cukup untuk shalatulail/Qiyamulail/tahajjud dan witir maka laksanakan dan jikalau hari itu mau shaum bila waktunya cukup untuk sahur baiknya laksanakan, itu lebih baik. zulfi jelaskan disini saat bangun misalkan mendekati waktu fajar kita baru terbangun maka kita di sunnahkan membaca do’a : “Alhamdu Lillahilladzii Ahyaanaa ba�da maa Amaatanaa wa ilaihinnusyuur” Artinya, “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kami dimatikan-Nya, dan kepada-Nya lah kami dikembalikan.” (HR. Shahih Bukhari).


Setelah berdo’a di Atas terus melihat jam & waktu shalat shubuh, setelah itu dengan melafadzkan atau dalam hati ucapkan bismillah..!!! Niatkan dalam hati untuk memulai hari dengan Niat Bahwa segala sesuatu aktivitas ditunjukan hanya karena Allah Ta’ala dengan Memurnikan ketaatan dalam menjalankan Agama, untuk menuju ridhanya dan berusaha menjaga keridhaannya.


Memurnikan ketaatan dalam menjalankan Agama sangatlah penting, supaya kita terhindar dari malapetaka kesesatan dalam menjalankan perintahNya, malapetaka yang membawa kepada ke kemunafiqan, kebid’ahan, kemaksiatan, kesyirikan,dll. Niatkan semua lillahi Ta ‘ala..

Allah Subhanahu Wa Ta�ala telah befirman :
“Katakanlah: sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. (Qs. Al An�aam 162).

“Katakanlah: “Sesungguhnya aku diperintahkan supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama. (Qs. Az Zumar 11)

Dikirim pada 15 November 2009 di Shalat berjama’ah
Awal « 1 2 3 » Akhir
Profile

hmmm... Orang yg berusaha mmperbaiki diri.. yg tdk mngkin lepas dari kesalahan & dosa....!!! semoga saja kelak zulfi termasuk orang mukmin yang berhati bersih yg di ridhai Allah Azza Wa Jalla… Aamiin.. Aamiin.. Ya Allah ya rabbal ’alamiin.. More About me

Page
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 594.250 kali


connect with ABATASA